Jabatan Fungsional menjanjikan Karir yang lebih Baik

  • Wednesday, 16 October 2019
  • ADM
  • 1216

Semarang (16/10) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah lewat bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai, Sub bidang Jabatan Fungsional, menyelenggarakan Sosialisasi dan Pembinaan Jabatan Fungsional bagi Pengelola Kepegawaian SKPD dan Pengelola Kepegawaian kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Disamping itu, turut diundang Organisasi Profesi Jabatan Fungsional di Provinsi Jawa Tengah sejumlah 15 Organisasi Profesi.

Narasumber dan Peserta

Narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Bapak ABA SUBAGJA, S.Sos., MAP. Selaku Asisten Deputi Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur serta dari Badan Kepegawaian Negara Bapak AIDU TAUHID selaku Direktur Jabatan ASN.

Sedangkan Peserta sejumlah 50 dari pengelola kepegawaian SKPD Provinsi Jawa Tengah, 35 Pengelola kepegawaian kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah serta 15 Organisasi Profesi yang mewadahi Jabatan Fungsional di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Berkesempatan membuka Sosialisasi adalah Ary Widiantoro, S,STP (Kabid Perencanaan, Pengembangan Pegawai) mewakili Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah (Drs. Wisnu Zaroh M.Si) menyampaikan Berdasarkan pasal 10 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), bahwa pegawai ASN berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan perekat serta pemersatu bangsa.

Jabatan fungsional pada instansi pemerintah terdiri dari PNS dan PPPK sebagaimana PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PP3K.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi Jabatan Fungsional maka menjadi kewajiban Pemerintah Daerah guna pembinaan dan pengembangan Jabatan Fungsional yaitu :

  1. Menjadikan Jabatan Fungsional sebagai profesi inti pada setiap SKPD, sebagai contoh, guru pada satuan pendidikan, tenaga kesehatan pada Dinas Kesehatan dan RSUD/RSJD, Analis Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Daerah atau masing-masing SKPD, dan lain sebagainya;
  2. Menjadikan jabatan fungsional yang menarik dengan berbagai macam keuntungannya yaitu Kenaikan Pangkat dapat 2 (dua) tahun, tunjangan jabatan yang menarik, BUP Pensiun yang maksimal dan berkesempatan menduduki jabatan Struktural melalui mekanisme mutasi diagonal;
  3. Pemenuhan SDM Jabatan Fungsional pada SKPD melalui pengadaan CPNS/PPPK. Adapun mekanisme yang dilakukan yaitu pengangkatan pertama, pengangkatan dari jabatan lain, pengangkatan kembali dan Inpassing/penyesuaian atau melalui mekanisme yang ditentukan dalam manajemen PPPK;
  4. Memberikan kepastian kebijakan untuk peningkatan kualifikasi pendidikan dan kompetensi SDM Pejabat Fungsional;
  5. Memberikan kepastian kebijakan dalam pengembangan karier, pola karier dan sistem penilaian kinerjanya.

PermenpanRB Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil, yang merupakan ketentuan Sinkronisasi PP Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS. Beberapa hal yang membutuhkan penyesuaian antara lain tentang Kedudukan, tanggung jawab dan Tugas Jabatan Fungsional, kemudian Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama di Kabupaten/Kota melalui Gubernur, Penilaian Kinerja Pejabat fungsional meliputi SKP dan Perilaku Kerja, serta Norma-norma lainnya.

Diakhir sambutannya, Wisnu Zaroh lewat Kabid PPP berharap, kegiatan ini menjadi momentum untuk menyelaraskan dan mensinergikan antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat serta Organisasi Profesi Jabatan fungsional untuk melaksanakan dan menindaklanjuti secara bertahap Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2019, untuk menyelesaikan permasalahan kebijakan pembinaan dan pengembangan dalam jabatan Fungsional.

Berita Lainnya
  • 14 November 2019
  • ADM

Pengumunan CPNS Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah

Read more
  • 14 November 2019
  • ADM

Pengumuman CPNS Prov. Jateng Tahun 2019

Read more
  • 11 November 2019
  • ADM

SELEKSI TERBUKA 11 JPT PRATAMA PROVINSI JAWA TENGAH

Read more