Pesan Ganjar Saat Lantik 170 Pejabat Fungsional

  • Tuesday, 28 May 2019
  • ADM
  • 566

SEMARANG Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak bosan memberikan pesan khusus dan mendasar kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng dalam berbagai kesempatan. Seperti saat melantik sekaligus menyumpah janji 170 pejabat fungsional di Gradhika Bhakti Praja, Jumat (24/5/2019) pagi.

Menjadi ASN, menurut Ganjar, harus mampu jadi sosok yang dirindukan rakyat. Bagaimana menjadi ASN yang dirindukan rakyat ala suami Siti Atikoh yang juga mantan anggota DPR RI itu?

Baginya, selama ini rakyat sangat merindukan pelayanan publik yang baik, mudah, murah, cepat dan tuntas. Di satu sisi, para pejabat fungsional ini sudah bekerja cukup lama. Dari segi pengalaman, kompetensi dan integritas mereka juga sudah cukup teruji.

Khusus untuk masalah ideologi, Ganjar juga menekankan agar para ASN tidak ikut berhaluan ke kiri pol, maupun ke kanan pol. Tetapi harus sesuai dengan Pancasila. "Selain pengalaman, bayaran mereka juga sudah bagus. Mereka juga sudah merasa nyaman. Konteks negara selalu hadir, ya dari mereka ini. Sesuai sumpah janji, mereka harus profesional, memberi pelayanan kepada masyarakat dengan baik, penuh integritas dan kompeten dan harus memantapkan ideologi," ujarnya.

Ganjar juga menyampaikan gurauan agar para ASN fokus bekerja dan tidak memikirkan reward yang akan diterima. Yang boleh ditunggu pun hanya satu, yakni THR. Apalagi, informasi dari Sekda Jateng Sri Puryono, THR cair mulai hari ini.

Di akhir pengarahannya, Ganjar menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada para ASN agar terus memberikan yang terbaik, memberi pelayanan yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat.

Copas http://humas.jatengprov.go.id/detail_berita_gubernur?id=2771

Berita Lainnya
  • 10 July 2019
  • ADM

Jadual Tes Pemetaan Potensi dan Kompetensi PNS Prov. Jateng

Read more
  • 10 July 2019
  • ADM

Pembekalan PNS akan Purna Peminatan Peternakan

Read more
  • 17 June 2019
  • ADM

Hasil Talent Scouting PNS Prov. Jateng Tahun 2018

Read more