Pembekalan PNS akan Purna Angkatan II Tahun 2018 Peminatan Bidang Perikanan

  • Monday, 16 April 2018
  • ADM
  • 738

BKD Provinsi Jawa Tengah melalui Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai melaksanakan Pembekalan PNS akan Purna angkatan II tahun 2018. Purnatugas merupakan hal yang pasti dan akan dialami oleh semua Pegawai Negeri Sipil, regenerasi harus dijalankan karena pertumbuhan jumlah penduduk angkatan kerja sudah menanti dan siap mengganti. Meskipun semua PNS sudah tahu batasan pensiun kenyataannya tidak semua PNS mempersiapkannya dengan baik.

“Post Power Syndrome”

Faktor external dan internal PNS menyebabkan seseorang yang sudahpensiun akanlebih cepat mengalami“Post Power Syndrome”. Permasalahan ini tidak hanya mengganggu kehidupan pribadi PNS namun apabila tidak dapat diselesaikan akan mengganggu stabilitas ekonomi nasional.

PNS akan Purna,Tahun 2018 sebanyak 1.604 PNS pensiun dan Tahun 2019 s.d. 2022 sebanyak 8.870 PNS pensiun. Besarnya jumlah PNS yang pensiun jika tidak cepat direspon maka akan menjadi faktor Dependency Ratio yaitu meningkatnya beban ketergantungan terhadap usia  produktif.

Guna mendukung visi dan misi Gubernur Jawa Tengah yaitu “Mewujudkan Jawa Tengah Berdikari” dan menyelaraskan 9 agenda program pemerintah angka 7 yaitu “Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik”, maka BKD Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Pembekalan bagi PNS akan Purna Tugas yang diarahkan pada pembentukan wirausaha baru. Materi pembekalan diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan dan permodalan guna mengurangi faktor Dependency Ratio, dan peningkatan kesehatan fisik dan mentalguna menghindari gejala “Post Power Syndrome”  berkepanjangan.

Tantangan berupa banyaknya jumlah PNS yang pensiun diubah menjadi suatu peluang yang dapat memberikan kontribusi besar dalam peningkatan tingkat perekonomian masyarakat.

Bersekempatan hadir Ketua Komisi A DPRD Prov. Jateng Bapak Masrukhan Samsurie dan Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah (Drs. Mohammad Arief Irwanto, M.Si), memberikan sambutannya dan penyemtan PIN sebagai tanda dimulainya pembekalan. Disampaikan oleh Arief Irwanto, melalui program kegiatan pembekalan tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan suplemen Dependency Ratio yaitu mencetak 300 orang wirausahawan setiap tahun dari birokrat yang akan pensiun sehingga berpeluang membuka lapangan kerja dan berperan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Tengah.

Materi dan pelatihan pada pembekalan diberikan dengan maksud untuk mencetak purna tugas “BERKUALITAS”. Setelah mengikuti kegiatan pembekalan purna tugas, diharapkan PNS senantiasa :

  1. BERKARYA, sesuai minatnya yang memiliki nilai ekonomi sehingga meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat Jawa Tengah.
  2. KUAT, secara fisik dan mental sehingga terhindar dari problem Post Power Syndromeberkepanjangan.
  3. SPIRITUAL, meningkatnya kualitasibadah dan hubungan dengan sang khalik serta membersihkan diri menuju kebaikan.
  4. INOVATIVE, atas karya yang dihasilkan dan senantiasa mengikuti perkembangan serta melatih fikiran tidak cepat pikun.
  5. SEJAHTERA, secara ekonomi dan secara nurani  dengan meningkatkan pendapatan melalui kewirausahaan dan berbagai aktivitas lain.

Support Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para peserta tidak hanya sekedar pembekalan ini saja, namun secara riil telah terimplementasikan program permodalan yang dikelola oleh PT. Bank Jatengmelalui penyediaan permodalan kewirausahaan dengan Suku bunga 7% per tahun efektif atau setara 3,72% flat per tahun tanpa agunan melalui program mitra 25 Bank Jateng

 
 
 
 
MATERI DAN NARASUMBER

No.

Materi

Narasumber

  1.  

Program TASPEN.

KCU PT. Taspen Semarang

2.

Tetap Sehat & Bahagia di masa purna tugas.

Lab. Prodia Semarang

3.

Teknik pemasaran pada era digital dan internet tembus pasar ekspor.

KADIN

4.

Teknik penyusunan dan penerapan Ide Bisnis.

Konsultan Bisnis UMKM Center

5.

Pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan dan packaging  serta strategi pemasaran.

Toni Kuswoyo (PNS dan Pengelola Iwak Selpie)

6.

Program Permodalan Kewirausahaan UKM (Mitra 25 dan Mitra 02).

Bank JATENG

7.

Motivasi mengantisipasi “Post Power Syndrome”.

EKO SUSENO H.R. MATRUTTY, SE, MM

(TIM HTC)

8.

Optimalisasi potensi diri menuju entrepreneurship .

9.

Manajemen Pengelolaan Keuangan Menjelang Masa Purna Tugas.

10.

Testimoni.

Peserta/PNS memiliki usaha

11.

Olah Qolbu.

Reza (TIM HTC)

12.

Praktek kunjungan lapangan pembenihan perikanan loka perbenihan budidaya ikan air tawar Janti di Kab. Klaten

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah

 

Di akhir sambutanny, Arief Irwanto berharap peserta setelah mengikuti kegiatan pembekalan dapat menerapkan ilmu kewirausahaan karena masih memiliki kesempatan secara finansial atau permodalan hingga menjadi wirausaha yang matang.

Untuk itu BKD Provinsi Jawa Tengah akan senantiasa siap membimbing dan mengarahkan PNS yang membutuhkan program pendampingan apabila terdapat kendala saat melakukan rintisan usaha, sedangkan bagi PNS yang telah memiliki usaha dan produk-produk dapat ditampilkan dalam acara-acara bertajuk kewirausahaan sebagai salah satu upaya pemasaran dalam program pendampingan.

 

Berita Lainnya
  • 03 December 2018
  • ADM

Pengumuman Hasil SKD CPNS Prov. Jateng Tahun 2018

Read more
  • 03 December 2018
  • ADM

Gubernur Lantik 837 pejabat eselon 3 & 4 jabatan administrator dan pengawas

Read more
  • 30 November 2018
  • ADM

Hasil Uji Peningkatan Pendidikan PNS Prov. Jateng Periode II Tahun 2018

Read more