Prov Jateng Terapkan Flexi Time per 1 September 2022

  • Monday, 01 August 2022
  • ADM
  • 628

Semarang, 27/7 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan Flexi Time kepada ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Flexi Time

Flexi Time adalah Fleksibilitas waktu masuk kerja diberikan setiap hari selama 60 menit terhitung dari ketentuan jam masuk kerja sesuai peraturan perundang-undangan. Pegawai yang menggunakan fleksibilitas waktu masuk kerja wajib mengganti waktu keterlambatan pada saat waktu kepulangan setelah jam kerja sesuai dengan jumlah waktu keterlambatan dan terpenuhi jumlah jam kerja dalam hari tersebut sesuai rentang waktu 60 (enam puluh) menit.

Tujuan Flexi Time

Tujuan diberikan Flexi Time adalah untuk memberikan keamanan/kenyamanan kepada ASN saat berangkat kerja karena kepadatan lalulintas pada pagi hari. Lalu memberikan waktu kepada ASN sebagai orang tua (khususnya perempuan) dapat memberikan perhatian kepada anak, untuk anak yang masih usia sekolah, orang tua dapat mengantar dan menjemput anak sesuai dengan jadwal sekolah anak. Serta memberikan kelonggaran kepada pegawai yang berkinerja baik namun seringkali harus lembur sampai malam hari, masih berkesempatan untuk masuk tepat waktu sehingga tidak perlu mendapatkan hukuman disiplin dan/atau pemotongan TPP.

Sekretaris  Daerah Provinsi Jawa Tengah telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah dengan Nomor 965/3623 Tentang FLEKSIBILITAS KETENTUAN JAM KERJA PEGAWAI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH tertanggal  25 Juli 2022 (DOWNLOAD)

 

 

Ketentuan Flexi Time

a. Fleksibilitas waktu masuk kerja diberikan setiap hari selama 60 menit terhitung dari ketentuan jam  masuk kerja sesuai peraturan perundang-undangan.

b. Pegawai yang menggunakan fleksibilitas waktu masuk kerja wajib mengganti waktu keterlambatan pada saat waktu kepulangan setelah jam kerja sesuai dengan jumlah waktu keterlambatan dan terpenuhi jumlah jam kerja dalam hari tersebut sesuai rentang waktu 60 (enam puluh) menit.

Contoh: Saudara Andi masuk pukul 07:45 WIB, maka yang bersangkutan harus pulang kerja minimal pukul 16:15 WIB.

c. Pegawai yang masuk kerja melebihi fleksibilitas waktu masuk kerja yang diberikan, maka yang bersangkutan akan memiliki kekurangan waktu kerja dan akan diakumulasikan setiap kekurangan waktu kerja 7,5 jam = tidak masuk kerja 1 hari.

Contoh: Saudara Andi masuk pukul 08:10 WIB, maka yang bersangkutan harus pulang kerja minimal 16:30 WIB dan yang bersangkutan memiliki kekurangan waktu kerja selama 10 menit. 

d. Pegawai yang menggunakan fleksibilitas waktu masuk kerja, tetapi yang bersangkutan tidak melakukan penggantian setelah jam kerja, maka yang bersangkutan akan memiliki kekurangan waktu kerja dan akan diakumulasikan setiap kekurangan waktu kerja 7,5 jam = tidak masuk kerja 1 hari.

Contoh 1. Saudara Andi masuk pukul 07:40 WIB, dan pulang pukul 15:30 WIB, maka yang bersangkutan memiliki kekurangan waktu kerja selama 40 menit.  Contoh 2: Saudara Andi masuk pukul 08:10 WIB, dan pulang pukul 15:30 WIB, maka yang bersangkutan memiliki kekurangan waktu kerja selama 70 menit

Bagi pegawai yang melakukan presensi hanya sekali yaitu masuk atau pulang kerja dihitung memiliki kekurangan waktu kerja selama setengah hari kerja,  Pegawai yang melaksanakan jam kerja selain dalam ketentuan jam masuk kerja pukul 07.00 WIB, toleransi dan penggantian jam kerja menyesuaikan dengan ketentuan ini. Sedangkan Pegawai yang tidak memenuhi ketentuan jam kerja dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tidak Berlaku

Pengaturan fleksibilitas sebagaimana dimaksud tidak berlaku bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada:

a. Rumah Sakit Daerah.

b. Unit pelayanan kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan.

c. Unit Pelayanan Pendapatan Daerah/SAMSAT.

d. Unit Pelayanan Pendidikan.

e. Unit Pelayanan Perizinan.

f. Unit kerja pelayanan lainnya

Berita Lainnya
  • 15 August 2022
  • ADM

Berbagai Etnis Meriahkan HUT ke-72 Jateng, Ganjar: Wujud Semangat Kebersamaan dalam Keberagaman

Read more
  • 15 August 2022
  • ADM

70 PNS ikuti Tes Mutasi Masuk ke Prov. Jateng

Read more
  • 10 August 2022
  • ADM

Bimbingan Teknis Kaderisasi Kepemimpinan Berbasis Gender.

Read more