Sosialisasi Pengimplementasian Core Value ASN BerAkhlak

  • Wednesday, 27 July 2022
  • ADM
  • 472

Semarang 27/7 Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah melalui bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai melaksanakan Sosialisasi Pengimplementasian Core Value ASN BerAkhlak bagi ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan daring dan luring.

Dalam sambutannya Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Drs. Wisnu Zaroh M.Si lewat Sekretaris BKD Drs Eko Suprayitno, MM menyampaikan peran ASN sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara sebagai seorang Aparatur Sipil Negara, kita mempunyai tugas dan fungsi yang sangat penting yaitu :

  1. Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2. Memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas; dan
  3. Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemerintah melalui UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara telah bertekad untuk mengelola aparatur sipil negara menjadi semakin profesional. Undang-undang ini merupakan dasar dalam manajemen Aparatur Sipil Negara yang bertujuan untuk membangun Aparatur Sipil Negara yang memiliki integritas, profesional dan netral serta bebas dari intervensi politik, juga bebas dari praktek KKN, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, untuk mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang berpedoman pada nilai-nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku ASN, Presiden Jokowi Widodo meluncurkan care values ASN  ”Berakhlak”  yang merupakan akronim dari Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Care Values Berakhlak dilatarbelakangi oleh adanya penerjemahan yang berbeda-beda terhadap nilai-nilai dasar serta kode etik dan kode perilaku ASN yang tertuang dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. Oleh karena itu, perlu ditetapkan satu core values ASN untuk mensarikan nilai-nilai dasar ASN ke dalam satu kesamaan persepsi yang lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh seluruh ASN. Nilai-nilai dasar ini akan menjadi pegangan bagi seluruh ASN yang akan menjadi penguat budaya kerja dimanapun ditugaskan serta akan menjadi pondasi yang mendorong kinerja organisasi dalam jangka panjang. Tujuan core value adalah untuk meningkatkan kualitas SDM, menghilangkan ego sektoral, serta mewujudkan budaya melayani bukan dilayani.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah mengatur Kode Etik ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 33 Tahun 2016. Akan tetapi, Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 33 Tahun 2016 tersebut belum sepenuhnya dipedomani oleh para ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sehingga  banyak sekali ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang terindikasi melakukan pelanggaran Kode Etik ASN. Jika hal ini dibiarkan, lama kelamaan akan mucul benih-benih ASN yang melakukan pelanggaran disiplin.

Penegakan kode etik dan kode perilaku ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih sangat lemah. Walaupun data terkait jumlah ASN yang dikenakan sanksi moral atas pelanggaran terhadap kode etik dan kode perilaku sulit didapat, namun lemahnya penegakan kode etik dan kode perilaku ASN tercermin dari jumlah ASN yang mendapatkan hukum disiplin, utamanya berkaitan dengan kewajiban mentaati hari dan jam kerja.

 

Dari hasil evaluasi BKD terhadap dugaan pelanggaran hari dan jam kerja PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih terdapat sekita 1.500 PNS yang diduga melakukan pelanggaran disiplin tidak mentaati hari dan jam kerja. Sejumlah 1.500 PNS tersebut adalah yang diduga melanggara ketentuan tidak mentaati hari dan jam kerja 10 hari atau lebih, yang kalau terbukti maka akan diberikan hukuman disiplin tingkat sedang atau berat

Narasumber

Materi 1 : Core Values “BerAKHLAK” dan Employer Branding ASN “Bangga Melayani Bangsa” Sebagai Transformasi Budaya Kerja ASN oleh Bapak Supardiyana – Analis Kebijakan Madya pada Kedeputian SDM Aparatur Kemenpan RB

Adanya tantangan dunia yang semakin VUCA dengan triple disruption :

  1. Technology Disruption : dari traditional industry ke industry 4.0
  2. Millennials Disruption : total millennials akan mencapai 70% dari total populasi
  3. Pandemic Covid

Maka perlu adanya transformasi :

  1. Structural : penyederhanaan birokrasi
  2. Kultural : Core Value BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) dan employer branding Bangga Melayani Bangsa
  3. Digital : adopsi teknologi untuk mewujudkan birokrasi yang dinamis.

Materi 2 : Kode Etik dalam Pelaksanaan Core Value ASN BerAKHLAK oleh Ibu Dr. Retno Sunu Astuti, M.Si – Ketua Prodi Doktor Administrasi Publik FISIP Undip

Etika merupakan tata nilai dan perilaku yang dianggap baik, lazim dan patut dilakukan. Etika bersifat situasional, ada nilai etika yang bersifat umum/general dan ada juga etika yang tidak bisa digeneralisasi.

Dalam kaitannya dengan profesi, kode etik merupakan tata aturan yang menjadi standar kegiatan yang dipegang oleh seorang anggota suatu profesi. Sehingga apapun profesinya, kode etik menjadi penting karena merupakan penuntun dalam bekerja.

Terdapat segitiga kompetensi profesionalisme pelayanan public :

  1. Kompetensi teknis
  2. Kompetensi leadership
  3. Kompetensi etika

Ketiga kompetensi di atas saling berkaitan satu sama lain. Apabila salah satu tidak terpenuhi maka 2 kompetensi lainnya tidak ada artinya karena akan menjadi timpang.

Data menunjukkan masih banyaknya ASN di Pemprov Jateng yang dijatuhi hukuman disiplin karena melanggar kode etik, sehingga diperlukan adanya penguatan atau internalisasi tentang kode etik dan core value ASN BerAKHLAK untuk mewujudkan ASN yang professional dan untuk meminimalisir pelanggaran kode etik.

 

 

 

Berita Lainnya
  • 15 August 2022
  • ADM

Berbagai Etnis Meriahkan HUT ke-72 Jateng, Ganjar: Wujud Semangat Kebersamaan dalam Keberagaman

Read more
  • 15 August 2022
  • ADM

70 PNS ikuti Tes Mutasi Masuk ke Prov. Jateng

Read more
  • 10 August 2022
  • ADM

Bimbingan Teknis Kaderisasi Kepemimpinan Berbasis Gender.

Read more