WORKSHOP PENILAIAN KOMPETENSI DAN POTENSI ASN PROV. JATENG

  • Monday, 16 July 2018
  • ADM
  • 142

Surakarta (11/7) Selama tiga hari, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tegah lewat Unit Penilai Kompetensi ASN melaksanakan Kegiatan Workshop Penilaian Kompetensi Dan Potensi ASN Dalam Rangka Persiapan Kuadran Pemetaan ASN Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Tanggal 11-13 Juli 2018.

Peserta/Narasumber

Peserta hadir dari perwakilan SKPD Provinsi Jawa Tengah dan Perwakilan BKD/BPSDMD Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah. Sedang Narasumber Drs. Rilzan Chandra, MM, Psikolog, selaku Praktisi dan Wakil Ketua II Himpunan Psikologi Indonesia. Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah Drs Mohamad Arief Irwanto, M.Si.

Berkesempatan membuka acara Sekretaris BKD Provinsi Jawa Tengah (Drs. Sancoyo Hadi, M.Si). disampaikan bahwa Manajemen Aparatur Sipil  Negara  (ASN)  dijalankan berdasarkan asas  profesionalisme,  proporsional,  akuntabel  serta  efektif  dan efisien agar peningkatan kinerja birokrasi dapat tercapai. Untuk itu, melalui UU ASN diharapkan aparatur negara lebih berintegritas, profesional, netral, dan bersih dari praktik KKN.

Penataan ASN melalui pemetaan dengan berdasarkan pada 3 (tiga) aspek yaitu kualifikasi, kompetensi dan kinerja sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil langkah kebijakan lebih lanjut dalam proses percepatan penataan ASN, antara lain pengembangan kompetensi dan karier, mutasi/rotasi dan melakukan evaluasi bagi ASN yang tidak memiliki kompetensi dan kualifikasi serta kinerjanya kurang baik.

Untuk  itu,  sebagai  langkah  percepatan  penataan  ASN, implementasi  dari  penilaian  atau  assessment  kompetensi  dan potensi  penting  untuk  dilakukan. Salah  satu  cara  mempercepat penataan ASN dapat dilakukan dengan membagi seluruh ASN ke dalam kuadran berdasarkan kompetensi/potensi dan kinerja.

 

Berkaitan dengan perencanaan program kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019-2023 untuk melakukan pemetaan kinerja dan kompetensi ke dalam Kuadran Pemetaan ASN, maka diperlukan strategi penilaian yang tepat  dari  masing-masing unsur  yakni  kompetensi,  potensi  dan kinerja.

Matriks kinerja dan kompetensi/potensi merupakan perangkat yang cukup banyak digunakan oleh organisasi untuk mengevaluasi dan memetakan pegawainya. Matriks ini memiliki 2 (dua) dimensi, yakni kinerja dan kompetensi/potensi, dimana masing-masing dimensi dibagi menjadi kategori tinggi, rata-rata atau memenuhi harapan dan kategori rendah.

Dalam matriks yang memudahkan proses identifikasi ASN ini,dimensi kinerja mewakili penilaian terhadap prestasi yang sudah ditampilkan oleh  pegawai. Baik  dalam wujud  pencapaian target kinerja maupun perilaku kerja atau kompetensi yang mencerminkan nilai-nilai  organisasi  dan  prasyarat  suatu  jabatan.  Sementara dimensi potensi melukiskan prediksi terhadap potensi ASN untuk tumbuh berkembang ke jenjang jabatan yang lebih tinggi secara struktural atau fungsional. Prediksi tersebut bisa didasarkan pada konsistensi prestasi  selama  ini  maupun hasil  asesmen terhadap kompetensi yang dimiliki.

Diakhir sambutannya Arief Irwanto, melalui Sekretaris  menyampaikan Sehubungan   dengan   rencana   kuadran   pemetaan   ASN tersebut, maka diharapkan peran serta Bapak/Ibu untuk ikut memberikan masukan terkait kebijakan yang akan diambil untuk melaksanakan kebijakan dimaksud.

Berkaitan dengan hal tersebut, di tahun 2019, Pemerintah Provinsi Jawa   Tengah   melalui   Unit   Penilaian   Kompetensi  ASN   akan melakukan   pemetaan   kompetensi   ASN   ke   dalam   kuadran kompetensi dengan menggunakan interseksi antara kinerja dan kompetensi/potensi  dengan  target  2000  orang.  Hal  ini  sesuai dengan visi dan misi Gubernur Jawa Tengah, dimana salah satu misi Gubernur  Jawa  Tengah  yaitu  memperluas  reformasi  birokrasi melalui penguatan koordinasi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten, maka diharapkan metode kuadran pemetaan ASN ini dapat diaplikasikan juga oleh Kab/Kota.

Harapannya,  penataan  ASN   diharapkan  membawa sebuah  optimisme  satu  langkah strategis untuk  mempercepat proses reformasi birokrasi menuju aparatur negara yang profesional, berintegritas dan memiliki budaya melayani guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berkelas dunia dan memiliki daya saing.

Berita Lainnya
  • 16 July 2018
  • ADM

Pembekalan PNS Prov. Jateng akan Purna Angk IV Tahun 2018

Read more
  • 16 July 2018
  • ADM

WORKSHOP PENILAIAN KOMPETENSI DAN POTENSI ASN PROV. JATENG

Read more
  • 12 July 2018
  • ADM

Pendaftaran Ujian Dinas dan UKKPI Tahun 2018 Periode 2

Read more