Sosialisasi dan Pembinaan dalam Jabatan Fungsional (JF)

  • Thursday, 21 March 2019
  • ADM
  • 737

Semarang (19/3) Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah lewat Bidang Perencanaan Pengembangan Pegawai, Subbidang Jabatan Fungsional menyelenggarakan Sosialisasi dan Pembinaan dalam Jabatan fungsional.

Narsum dan Peserta

Acara berlangsung selama 2 Hari Kerja di Hotel MG Setos Semarang, dengan kurang lebih 100 peserta Pejabat Pengelola dan Pelaksana kepegawaian di SKPD Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan Narasumber Aba Subagja, S.Sos., MAP. Asisten Deputi Standarisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN & RB) dan Aidu Tauhid selaku Direktur Jabatan ASN, Badan Kepegawaian Negara.

Sebagaimanai ketentuan Peraturan Pemerintah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PP3K, bahwa jabatan fungsional pada instansi pemerintah terdiri dari PNS dan PPPK.

Jabatan Fungsional

Jabatan fungsional sangat strategis sebagai kelompok jabatan yang berfungsi melaksanakan tugas pada instansi pemerintah yaitu pelayanan masyakarat, melaksanakan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan nasional, dan sekarang Jabatan Fungsional menjadi Jabatan yang menarik, dimana dalam Pengangkatan Jabatan harus dilakukan dengan Pelantikan oleh PPK.

Disampaikan oleh Plt. Kepala BKD Prov. Jateng (Drs. Wisnu Zaroh, M.Si) Berdasarkan ketentuan yang berlaku, mengingat jenis, unsur, kedudukan, tugas dan fungsinya maka menjadi kewajiban Pemerintah Daerah guna pembinaan dan pengembangan Jabatan Fungsional penting untuk mewujudkan yaitu :

  1. Menjadikan Jabatan Fungsional sebagai profesi inti pada setiap SKPD, sebagai contoh, guru pada satuan pendidikan, tenaga kesehatan pada Dinas Kesehatan dan RSUD/RSJD, Analis Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Daerah atau masing-masing SKPD, dan lain sebagainya;
  2. Menjadikan jabatan fungsional yang menarik dengan berbagai macam keuntungannya yaitu Kenaikan Pangkat dapat 2 (dua) tahun, tunjangan jabatan yang menarik, BUP Pensiun yang maksimal dan berkesempatan menduduki jabatan Struktural melalui mekanisme mutasi diagonal;
  3. Pemenuhan SDM Jabatan Fungsional pada SKPD melalui pengadaan CPNS/PPPK. Adapun mekanisme yang dilakukan yaitu pengangkatan pertama, pengangkatan dari jabatan lain, pengangkatan kembali dan Inpassing/penyesuaian atau melalui mekanisme yang ditentukan dalam manajemen PPPK;
  4. Memberikan kepastian kebijakan untuk peningkatan kualifikasi pendidikan dan kompetensi SDM Pejabat Fungsional;
  5. Memberikan kepastian kebijakan dalam pengembangan karier, pola karier dan sistem penilaian kinerjanya.

Diakhir Sambutannya Wisnu Zaroh berharap, peserta dapat memanfaatkan waktunya untuk berdiskusi dengan narasumber yang hadir, sehingga permasalahan yang belum terselesaiakan dapat terselesaiakan setelah acara sosialisasi dan pembinaan Jabatan Fungsional ini.

Berita Lainnya
  • 10 July 2019
  • ADM

Jadual Tes Pemetaan Potensi dan Kompetensi PNS Prov. Jateng

Read more
  • 10 July 2019
  • ADM

Pembekalan PNS akan Purna Peminatan Peternakan

Read more
  • 17 June 2019
  • ADM

Hasil Talent Scouting PNS Prov. Jateng Tahun 2018

Read more